Apa Sih Bahasa Indonesia itu?
Halo audienzzzz! 🙌
Kali ini aku akan mengulang penjelasan guru bahasa indonesiaku yaitu pak martin karakabu. Sebenernya baru kemaren sih di jelaskan oleh guru kami tentang konsep dasar dari bahasa indonesia. Dan kali ini aku pengen share nih,apa yang kudapat dari jam bahasa indonesia kemaren. Simak baik-baik ya audienz!
Nah, udah aku siapin nih mirip-mirip mainmap note ya, maaf lo kalau jelek 😅
Kembali lagi ya ke fokus kita yaitu Bahasa Indonesia.
Yang pertama kita lebih dulu membahas tentang keterampilan berbahasa. Pernah dengar?? Atau belum tau??
A. Keterampilan Berbahasa ada 4
4 item itu adalah Berbicara, Membaca, Menulis, Menyimak
1. Berbicara
Tentang bahasa pasti tentang ucapan. Bahasa apa yang digunakan? Darimana bahasa itu berasal? Dalam bentuk apa direalisasikan? Apa saja komponennya? Bagaimana harus berbicara? Semua pasti kita pelajari mulai dari sd sampai jenjang kuliah bukan hanya sekolah,tapi juga soal sikap di masyarakat.
Contoh : aplikasi dari berbicara ini adalah seperti diskusi, debat, dan lainnya.
2. Membaca
Tentu semua yang membaca blog saya ini bisa membaca (lol), tapi ya memang itu kenyataannya karna dari kecil kita sudah diajari. Di mata pelajarannya sendiri membaca banyak jenis.
Contoh : membaca cepat, membaca intensif, membaca menindai, dan lainnya.
3. Menulis
Di kelas ini, kami selalu untuk di dorong kemauan untuk menulis. Kok keliatan di paksa ya? Tapi dari semua itu, ada untungnya,apa? mendapat ilmu baru dari belajar menyusun kata yang baik dan benar.
Contoh : karya ilmiah, menulis naskah atau membuat cerpen, dan lain-lain.
4. Menyimak
Hah? Menyimak?bahasa indonesia di ganti unsur nya?? Eiitttss.. Tunggu dulu nih audienz,jangan salah sangka ya hehe, seperti judul kita, ini cuman pemahaman guys jadi tenang dulu ya dan baca dengan seksama.
Mendengar -> badan ada di kelas tapi pembicaraan guru tidak masuk ke telinga.
Mendengarkan -> yah saya sudah mendengar apa yang dijelaskan tapi tidak berusaha memahami dan mengerti.
Menyimak-> bukan hanya sikap mendengar, memperhatikan, tetapi berusaha untuk. memahami dan dalam keadaan sadar.
Kalau dibaca-baca, dilihat lagi, ada ya perbedaannya.
Pemahaman diatas adalah pemahaman yang sudah aku pertimbangkan ketika mendengar penjelasan dari pak martin.
Jadi, Menyimak adalah tahapan yang lebih tinggi konsentrasi saat mendengar penjelasan atau suatu hal ketimbang hanya mendengar dan mendengarkan saja.
Nah, contoh dekatnya dengan kita adalah ceramah. Dalam ceramah tentu si pembawa ceramah mempunyai pokok-pokok dalam pembicaraannya.Bagaimana bisa kita mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi fokus ketika si pembawa ceramah menyampaikan sebuah ceramah itu sendiri???
Ada beberapa hal yang harus disingkirkan dari diri kita ketika ingin menyimpulkan pokok-pokok ceramah.
Yaitu, 1. Faktor Eksternal yang berarti gangguan dari luar. Gangguan ini dilakukan oleh subjek atau objek yang membuat konsentrasi kita berantakan. Maka dari itu, hindari gangguan tersebut.
Yang 2. Faktor Internal yang artinya gangguan dari dalam tubuh. Terbagi lagi menjadi 2, yaitu fisik dan psikologi. Kalo yang fisik contohnya apa sih? Ya, kurang tidur, lagi lapar, lagi malas ataupun sakit jasmani. Sementara yang psikologi, bukan sakit rohani tetapi lebih kepada gangguan di pikiran kita, contoh mungkin ada yang lagi putus cinta lalu nafsu untuk belajar berkurang drastis sehingga itu mengganggu konsentrasi kita.
B. Sastra
Dibagi menjadi 2 faktor utama, yaitu Intrinsik dan Ekstrinsik
Kalau di dalam faktor intrinsik sendiri ada komponen seperti tema, latar, alur, judul, tokoh, dan lain sebagainya.
Sedangkan, yang ekstrinsik itu pemain di belakang layar, maksudku adalah latar belakang dari pengarang.
Sastra terdiri juga Drama dan Cerpen dan masih banyak lagi yang di kemudian hari akan kita plajari lebih banyak lagi.
Demikian sharing kita hari ini 😊
Thankyou buat audienz yang udah mau nyempetin datang ke blog aku.
Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di topik selanjutnya audienz.
God Bless you 😆



